Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) secara resmi memiliki gedung baru berlantai tujuh yang akan digunakan sebagai kantor sekretariat nasional. Gedung yang terletak di Jalan Ahmad Yani atau ByPass, Jakarta Timur ini, telah dibeli dari pemilik sebelumnya. Pelunasan pembayaran gedung telah dilakukan pihak Peradi yang dipimpin Ketua Umum DPN Peradi Otto Hasibuan di Senayan National Golf Club, Jakarta Selatan, Kamis (20/1/2022).

 

"Hari ini kita sudah tuntas melakukan jual-beli tanah dan bangunan di kantor yang kita beli tujuh lantai. Pembayaran sudah kita selesaikan semuanya, jadi dengan ini kita akan gunakan secepatnya lah gedung ini untuk kepentingan Peradi," ujar Otto melalui keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

 

Setelah ini, gedung akan diisi dengan furniture atau perabotan yang dibutuhkan guna mendukung aktivitas orang-orang yang bekerja untuk organisasi. Otto berharap, gedung bisa ditempati pada tahun ini.

 

"Kita akan isi tentunya, ada furniture, setelah itu baru nanti kita pakai tentunya peresmian. Paling cepat lima bulan. Karena membuat furniture itu nggak mudah kelihatannya. Mudah-mudahan tahun ini bisa," jelas Otto.

 

Otto menuturkan, kebutuhan akan gedung baru ini sangat mendesak bagi Peradi. Mengingat jumlah anggota Peradi yang semakin banyak, serta staf mereka yang juga terus bertambah.

 

Mereka juga membutuhkan ruang-ruang untuk rapat yang representatif, dan mampu menampung lebih banyak orang.

 

"Selama ini staf kita ada 43, hanya staf yang rutin setiap hari bekerja sebagai karyawan tetap. Di luar pengurus yang jumlahnya semakin besar. Pengurus harian saja sudah hampir 42 orang, belum lagi kalau rapat pleno," jelas Otto.

 

"Sedangkan kita membutuhkan juga untuk tempat rapat-rapat, termasuk juga sidang-sidang Dewan Kehormatan," imbuhnya.

 

Rencananya, kantor pada gedung yang lama akan tetap digunakan saat gedung baru ditempati. Gedung lama akan digunakan untuk sidang Dewan Kehormatan, termasuk rapat-rapat pimpinan, serta menampung apabila anggota atau pengurus dari daerah datang.

 

"Yang baru kita gunakan untuk sehari-hari. Jadi memang urgensinya sangat penting sekali," jelas Otto.

 

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN Peradi Hermansyah Dulaimi menambahkan, gedung baru telah sepakat dinamai Peradi Tower.
Mereka juga membutuhkan ruang-ruang untuk rapat yang representatif, dan mampu menampung lebih banyak orang.

 

"Selama ini staf kita ada 43, hanya staf yang rutin setiap hari bekerja sebagai karyawan tetap. Di luar pengurus yang jumlahnya semakin besar. Pengurus harian saja sudah hampir 42 orang, belum lagi kalau rapat pleno," jelas Otto.

 

"Sedangkan kita membutuhkan juga untuk tempat rapat-rapat, termasuk juga sidang-sidang Dewan Kehormatan," imbuhnya.

 

Rencananya, kantor pada gedung yang lama akan tetap digunakan saat gedung baru ditempati. Gedung lama akan digunakan untuk sidang Dewan Kehormatan, termasuk rapat-rapat pimpinan, serta menampung apabila anggota atau pengurus dari daerah datang.

 

"Yang baru kita gunakan untuk sehari-hari. Jadi memang urgensinya sangat penting sekali," jelas Otto.

 

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN Peradi Hermansyah Dulaimi menambahkan, gedung baru telah sepakat dinamai Peradi Tower.

 

 

Sumber: DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru (beritasatu.com)

SEKRETARIAT DPN PERADI

Grand Slipi Tower, Lantai 11. JL. S. Parman Kav. 22-24 Jakarta 11480-Indonesia

T: +62 21 29252303, +62 21 29252304, E: info@peradi.or.id

Copyright © Perhimpunan Advokat Indonesia 2015